Ini foto kami pada beberapa waktu lalu. Masih lekat dalam ingatan dan terasa begitu hangat. Begitu Lengkap. Tak terasa sekarang cuma tinggal cerita. Cerita manis. Cerita indah yang tak mungkin lagi bisa terulang.
Menurut sebagian orang dalam keikhlasannya menyebut "Allah Jauh menyayangi bapak ketimbang kami, jadi dalam genggaman kepiluan ini, kami mengikhlaskan bapak untuk kembali pada-Nya, Kami mengikhlaskan Allah mengambilnya untuk memberi kebahagiaan kepada bapak. Mengistirahatkan bapak dari letih di dunia ini"
Kami percaya hal itu, dan kami harus bangkit. Melanjutkan hidup yang tinggal beberapa waktu saja. Melanjutkan perjalanan mengikuti takdir Ilahi Robbi. Melanjutkan cita-cita bapak yang belum selesai. Selamat Jalan Bapak. Selamat Jalan.
