Menyikapi Penderitaan
Di dalam ajaran islam, yang namanya penderitaan itu merupakan suatu nikmat yang yang berbentuk ujian. Barang siapa sanggup melewatinya dengan baik, Insya Allah akan banyak kenikmatan yang akan diterima sebagai balasan atau hadiah dari Allah SWT. Belum lagi pahala yang bisa dinikmati di hari akhir nanti.
Memang, yang namanya penderitaan itu sesuatu yang tidak diinginkan oleh semua orang, bahkan semua makhluk di muka bumi ini. Namun, adakah yang bisa menghindarinya? Tentunya tidak.
Kebahagiaan Sejati
Terkadang dalam menjalani hidup ini kita merasakan betapa beruntungnya kita, mendapatkan sesuatu yang tidak didapatkan oleh orang lain. Dan kita merasakan bangga akan hal itu. Kita menjadi bahagia karena hanya kita yang mendapatkannya. Sebaliknya, ketika kita tak mendapatkan sesuatu seperti yang didapatkan oleh orang lain, kita merasa kecil hati dan menjadi sedih. Betapa beruntungnya orang itu, tidak seperti kita ini. Kemudian muncullah perasaan iri di dalam hati kita.
Apakah hidup di dunia ini hanya kita yang berhak mendapatkan kebahagiaan? Tentu tidak, Sebab semua yang namanya makhluk hidup berhak mendapatkan kebahagiaan. Tanpa kecuali.
Pengemis
Kita tentu sudah mengenal yang dimaksud dengan pengemis. Ya, Pengemis itu adalah seseorang yang di dalam hidupnya mengalami kesulitan dalam mencari nafkah sampai-sampai harus meminta belas kasihan dari orang lain. Meskipun pekerjaan ini seperti merendahkan harga diri pelakunya, namun tidak sedikit orang yang memanfaatkan situasi ini untuk mencari rezeki, padahal kalau mau, mereka bisa mencari rezeki dengan cara yang lebih membanggakan.
Sebagai orang yang diberikan kecukupan rezeki, seharusnya kita bersyukur kepada Allah SWT dengan segala kemurahanNya. Tidak pernah merasakan kelaparan seperti pengemis tersebut, meskipun seringkali ketika makan, makanan yang kita santap tidak habis, lalu kita buang begitu saja dengan sia-sia. Seandainya kita memberi makan pada orang lain, lalu dibuang seperti yang kita lakukan, betapa kecewanya kita terhadapnya. Lantas, pada perbuatan kita tadi, bagaimana perasaan kita di hadapan Allah SWT?
Kecantikan Bagi Wanita
Dalam fitrahnya sebagai manusia, yang namanya wanita identik dengan kecantikan, keindahan, kelembutan dan masih banyak lagi. Dan sebagai wanita, mereka tentu ingin setiap orang mengagumi dirinya, baik dari sesama wanita terlebih-lebih dari laki-laki. Para wanita-wanita tersebut akan berusaha semaksimal mungkin agar dapat tampil menarik. Mereka akan menggunakan berbagai cara agar dapat terpenuhi keinginannya tersebut. Apabila keinginannya tersebut telah tepenuhi, niscaya akan membuat rasa kebanggaan tersendiri bagi dirinya serta akan menambah juga rasa percaya diri pada dirinya.
Menuju Manusia Sempurna
Di dalam perjalanan hidupnya, setiap orang tentulah pernah merasakan kesulitan. Baik masalah dalam hubungan dengan orang lain, masalah keuangan, masalah kesehatan ataupun masalah yang lain. Tak mungkin ada orang yang tak mempunyai masalah atau kesulitan. Bahkan, semenjak lahir pun, kesulitan sudah menjadi sahabat sejati bagi yang namanya manusia.
Sang pemenang
Sekarang kita akan bicara mengenai kemenangan dan pemenang. Seorang pemenang, menurut saya adalah orang yang mampu mengalahkan rasa ketidak-mampuannya, meyakinkan dirinya bahwa sesuatu yang dihadapinya bukanlah sesuatu yang tidak dapat ditaklukkannya, meskipun teramat sangat sulit sekalipun.
Sedangkan putus asa merupakan suatu tindakan yang menurut saya hanya dimiliki oleh orang-orang yang bermental kurang kuat atau mudah menyerah.
Sedangkan putus asa merupakan suatu tindakan yang menurut saya hanya dimiliki oleh orang-orang yang bermental kurang kuat atau mudah menyerah.
Memaknai Belajar
Belajar yang oleh rasulullah SAW kita diperintahkan untuk mencarinya, meski sangat jauh di negeri china sekalipun, meskipun sangat lama, selama hayat masih dikandung badan, menunjukkan betapa sangat pentingnya ilmu itu untuk dikuasai. Sebab dengan ilmu, kita bisa mempertahankan hidup, bisa memudahkan kita di dalam perjanan hidup. Baik dalam kehidupan di dunia ini, maupun kehidupan kita di akhirat kelak.
Berbicara lebih jauh mengenai ilmu, kita dapat mencarinya di mana saja, kapan saja, dan pada situasi apa saja. Bahkan pada saat mencari ilmu itu sendiri, kita sudah mendapatkan ilmu.
Berbicara lebih jauh mengenai ilmu, kita dapat mencarinya di mana saja, kapan saja, dan pada situasi apa saja. Bahkan pada saat mencari ilmu itu sendiri, kita sudah mendapatkan ilmu.
Tentang Kesabaran
Berjanjilah
berjanjilah.....
Berjanjilah pada mentari yang besok 'kan hadir mewarnai harimu
bahwa kamu takkan menyakiti ibumu
yang melahirkanmu sambil mengadu jiwa bersimbah darah
bahwa kamu takkan mengecewakan ibumu
yang merawatmu sedari bayi tanpa sedetik pun matanya terpejam
bahwa kamu akan selalu mencintainya sepenuh jiwamu
ketika keropos kayu kelak mengganti kakinya yang rapuh
Berjanjilah pada mentari yang besok 'kan hadir mewarnai harimu
bahwa kamu takkan menyakiti ibumu
yang melahirkanmu sambil mengadu jiwa bersimbah darah
bahwa kamu takkan mengecewakan ibumu
yang merawatmu sedari bayi tanpa sedetik pun matanya terpejam
bahwa kamu akan selalu mencintainya sepenuh jiwamu
ketika keropos kayu kelak mengganti kakinya yang rapuh
Kejujuran
Hal yang paling mendasar yang wajib dimiliki manusia adalah kejujuran. Tanpa kejujuran tentulah tak ada seorang yang saling mempercayai. Bahkan terhadap suami/isteri sekalipun. Dapat kita bayangkan bila dalam suatu rumah tangga suami-isterinya tidak memiliki sama sekali kejujuran, Akan jadi seperti apa ya...
Lalu kita bergerak ke luar yang lebih luas lagi, salah satu contoh di dunia maya yang bernama internet. Jika sudah berbicara masalah akun (account), tentu tak akan lepas dari yang namanya password. Bahkan saking rawannya masalah keamanan, tidak sedikit website yang menerapkan double protection atau proteksi ganda yang namanya password tadi.
Lalu kita bergerak ke luar yang lebih luas lagi, salah satu contoh di dunia maya yang bernama internet. Jika sudah berbicara masalah akun (account), tentu tak akan lepas dari yang namanya password. Bahkan saking rawannya masalah keamanan, tidak sedikit website yang menerapkan double protection atau proteksi ganda yang namanya password tadi.
Masalah Kesombongan
Satu hal yang menjadikan penyebab Allah SWT mengeluarkan nabi Adam AS dari surga lalu mengirimkannya ke dunia ini adalah karena kesombongan yang dimiliki oleh syaithan. Kesombongan yang ditunjukkan syaithan atau juga dikenal dengan sebutan iblis itu karena menolak perintah Allah, yaitu bersujud kepada nabi Adam AS. Menurut ibllis yang diciptakan oleh Allah SWT dari api, bersujud kepada Nabi Adam AS tidaklah pantas, karena karena nabi Adam AS hanya diciptakan dari tanah.


Derajat Bagi Orang yang Dihina
Pernahkah kita merasakan sakit hati karena dihina oleh seseorang? Atau sebaliknya, apakah kita pernah menghina orang lain sehingga membuat orang tersebut marah dan memusuhi kita dalam jangka waktu yang lama? yah, masalah hina-menghina memang sudah menjadi hal yang lumrah dalam hidup ini. Bahkan, kadang-kadang kita melakukannya dengan tanpa sadar.
Facebook dan Berhala
Kalau bicara soal Facebook, mungkin yang dulunya ada pertanyaan "siapa yang punya Facebook?" maka pertanyaanya sekarang menjadi terbalik, "siapa yang belum punya Facebook?" Ya, situs jejaring sosial yang satu ini memang sudah jadi makanan kita sehari-hari. Kita belum dikatakan orang gaul, kalau belum punya akun di Facebook.


Menunggu
Menurut pendapat banyak orang, menunggu merupakan suatu hal yang membosankan. Banyak orang yang menjadi kesal dibuatnya. Sedangkan detik yang bergerak malah seolah-olah menjadi semakin lambat. Tapi ada beberapa pendapat yang menyatakan, bahwa di sinilah kesabaran kita diuji. Sejauh mana sih tingkat kesabaran kita.
Cita-cita dan Kegagalan
Dalam mengarungi hidup, yang namanya menusia pastilah memiliki tujuan yang dinamakan cita-cita. Entah itu di bidang sekolah, kuliah, mencari pacar, mencari pekerjaan, mencari kekayaan, dan sebagainya. Tidak sedikit ujian yang merintangi seseorang dalam mengejar cita-citanya. Banyak diantara mereka yang merasakan pahitnya kegagalan dan tidak sedikit juga yang menjadi stres, depresi bahkan hilang ingatan karena kegagalan tersebut.
Waktu yang Cepat Berlalu
Saat terlahir ke muka bumi, ada begitu banyak cinta yang menyambut kehadirannya. Ada begitu banyak lelehan air mata yang mengalir sebagai simbol kebahagiaan yang menemani hari-hari selanjutnya. Seluruh keluarga, seluruh tetangga dan semua orang kerabat memberi ucapan selamat. Mereka semua ikut merasakan kebahagiaan.
Kemudian, hari-demi hari terus berlalu, minggu demi minggu, bulan demi bulan, tahun demi tahun pun berganti.. Musim pun terus bertukaran.
Kemudian, hari-demi hari terus berlalu, minggu demi minggu, bulan demi bulan, tahun demi tahun pun berganti.. Musim pun terus bertukaran.
Tentang Patah Hati
Memang betul, putus cinta itu teramat sangat menyakitkan. Lukanya nyaris tanpa obat. Perihnya sangat sulit dihilangkan bahkan bisa terus membekas sepanjang hidup. Tak seorang pun yang menginginkannya, kecuali orang yang sudah bosan pada pasangannya (itu sih, bukan cinta namanya).
Bendera Setengah Tiang di Jantungku
BENDERA SETENGAH TIANG DI JANTUNGKU
Benderaku kini berganti jubah berwarna kelam
enggan berkibar lagi meski angin deras mengalir
semenjak pagi sampai matahari karam di ujung senja
kau masih layu bersama kembang-kembang yang luruh
menjadi tanda awal kemarau panjang
Benderaku kini berganti sosok berwarna legam
bercerita tentang ranting patah yang lama jadi tiangnya
kepada luka ia menebar sangsi ke udara
lalu menghirup putus asa ke jantungnya
Benderaku kini berganti jubah berwarna kelam
enggan berkibar lagi meski angin deras mengalir
semenjak pagi sampai matahari karam di ujung senja
kau masih layu bersama kembang-kembang yang luruh
menjadi tanda awal kemarau panjang
Benderaku kini berganti sosok berwarna legam
bercerita tentang ranting patah yang lama jadi tiangnya
kepada luka ia menebar sangsi ke udara
lalu menghirup putus asa ke jantungnya
Perpisahan
PERPISAHAN
Bukan lelah yang hempaskan
Pun bukan bulan sabit yang jadi ajal,
di hati ada mimpi tapi kaku
dan aku tak bisa apa-apa.
Kuhapus namamu bersama susah-payah
Kadang ngilu hadir bersama sepi
Lumpuhkan sekujur tubuh
Bukan lelah yang hempaskan
Pun bukan bulan sabit yang jadi ajal,
di hati ada mimpi tapi kaku
dan aku tak bisa apa-apa.
Kuhapus namamu bersama susah-payah
Kadang ngilu hadir bersama sepi
Lumpuhkan sekujur tubuh
Malam yang Gelap untuk Hati yang Terang
Malam yang gelap telah hadir. Kegelapannya kadang-kadang bahkan seringkali memberikan pencerahan bagi hati nurani. Ketika mulai beranjak ke tempat peristirahatan, memadamkan semua penerangan, lalu memejamkan mata, di saat seperti inilah kegelapan malam membawakan cahayanya ke dalam jiwa. Terang benderang.
Langganan:
Postingan (Atom)

