Alhamdulillah

Sebagai ungkapan rasa syukur kita pada kemurahan yang telah diberikan oleh Allah SWT, biasanya kita akan mengucapkan alhamdulillahi robbil alamin. Sejauh mana kita mengucapkannya, yang paling baik adalah dengan setulus hati dan dilanjutkan dengan perbuatan. Sebagai misal, ketika kita mendapat pekerjaan yang paling kita idam-idamkan, otomatis kita akan merasa senang, lalu tanpa sadarpun kita mengucapkan alhamdulillah. Selanjutnya kita melakukan sujud syukur.

Dalam hal kebahagiaan seperti ini, sebenarnya kita pun sedang dalam masa uji. Tentu saja ujian yang kita dapatkan adalah ujian kenikmatan. Dan pada suatu saat ujian inipun pasti akan selesai atau berakhir. Masih dapatkah kita mengucapkan alhamdulillah seperti saat kita mendapatkan kebahagiaan?
Maka, tingkat ketakwaan kitalah yang mampu menjawabnya. Kita akan tetap mengucapkan alhamdulillah meskipun kebahagiaan atau kesenangan yang telah diberikanNya diambilNya lagi, jika kita bisa merasakan bahwa masih banyak orang lain yang tak seberuntung kita. Dan kita merasa bahwa kita hanyalah makhlukNya yang tanpa daya, namun dijadikanNya kita sebagai makhluk yang paling sempurna. Alhamdulillah