Sang pemenang

Sekarang kita akan bicara mengenai kemenangan dan pemenang. Seorang pemenang, menurut saya adalah orang yang mampu mengalahkan rasa ketidak-mampuannya, meyakinkan dirinya bahwa sesuatu yang dihadapinya bukanlah sesuatu yang tidak dapat ditaklukkannya, meskipun teramat sangat sulit sekalipun.
Sedangkan putus asa merupakan suatu tindakan yang menurut saya hanya dimiliki oleh orang-orang yang bermental kurang kuat atau mudah menyerah.
Di mana pada setiap kegagalan yang dialaminya selalu menyalahkan keadaan, dirinya sendiri, atau segala hal yang membuatnya jadi gagal. Padahal setiap orang dibekali oleh Allah SWT suatu kekuatan yang berbeda-beda. Salah satu contoh bisa kita ambil dari orang lain, yang kalau dipikir-pikir menggunakan logika adalah suatu kemustahilan, yakni prestasi yang berhasil diraih oleh seseorang yang cacat. Stevie Wonder, sang penyanyi top dari Amerka Serikat, yang namanya sampai terkenal di jagad raya ini, adalah seorang buta. Di dalam negeri pun ada penyanyi buta yang terkenal, namanya Ramona Purba. Tentu akan masih banyak lagi kalau kita mau mencarinya. Hal ini menunjukkan, kekurangan tidak dapat dijadikan sebagai pembenaran atas sebuah kegagalan.
kemenangan kayla nagithaApabila kita selalu menjadikan kekurangan sebagai kelemahan, maka dapat dipastikan, setiap kelemahan yang ada pada diri kita akan menjadi lambang kekalahan kita. Dan, semakin banyak kita melihat kelemahan kita, semakin banyak juga kegagalan kita. Lalu, kapan kita bisa menjadi pemenang kalau kita memiliki banyak kekurangan pada diri kita.
Sebaliknya, jika kita tidak mudah menyerah, tentu kelemahan atau kekurangan yang ada pada diri kita akan kita usahakan semaksimal mungkin. Meskipun belum berhasil, tapi kita telah mencapai hasil yang maksimal, yang tentunya jauh lebih baik ketimbang langsung menyerah. Dan kita pun berharap, suatu saat nanti akan mendapatkan hasil yang lebih baik lagi, dan pada akhirnya kita akan menjadi pemenang atas kekurangan pada diri kita.
Kalau di dalam diri kita ada suatu kelemahan yang bisa membuat kita berhasil, maka itu bisa dinamakan kelemahan sebagai kekuatan. Dan, kalau ada satu kelemahan yang menjadi kekuatan, tentu akan ada kelemahan lain yang juga bisa menjadi kekuatan kita. Selanjutnya, bila semua kelemahan kita dapat menjadi kekuatan, maka itulah yang disebut sebagai kemenangan. Dan, inilah sang pemenang.