BENDERA SETENGAH TIANG DI JANTUNGKU
Benderaku kini berganti jubah berwarna kelam
enggan berkibar lagi meski angin deras mengalir
semenjak pagi sampai matahari karam di ujung senja
kau masih layu bersama kembang-kembang yang luruh
menjadi tanda awal kemarau panjang
Benderaku kini berganti sosok berwarna legam
bercerita tentang ranting patah yang lama jadi tiangnya
kepada luka ia menebar sangsi ke udara
lalu menghirup putus asa ke jantungnya
Selesai sudah mimpi indahku malam ini.
Bersama sisa-sisa titik embun yang mulai pupus
Dewi Cinta pun menghilang dari pandangan
Bendera setengah tiang di jantungku melambai-lambai
tersaput udara yang keras mengalir
kemudian berbisik lirirh
"selamat tinggal......."